Pada mula berdirinya sekitar akhir tahun 2000, pondok pesantren ini bernama Pondok Pesantren Sururum Marfuu’ah, dengan menempati rumah sewaan yang beralamat di Jalan Siak komplek Gor H. Agus Salim Padang. Pada tahun pertama saat itu jumlah santri ada 6 orang. Santri-santri yang masuk ke pesantren ini sama sekali tidak dipungut biaya melainkan mereka hanya dituntut untuk bersungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu agama. Segala pembiayaan operasional ditanggung oleh usaha-usaha yang dikelola oleh ketua pondok sendiri dan donatur-donatur yang peduli tanpa ada ikatan.

Kurang setahun berjalan pondok pesantren ini pindah ke rumah kontrakan yang beralamat di Jalan Karet No.2 kel. Padang Pasir kec. Padang Barat, lokasinya tidak berapa jauh dan tempat semula karena masih satu kecamatan.

Dalam hal pendidikan, pondok pesantren ini mengajarkan beberapa mata pelajaran kepesantrenan dengan lebih menitikberatkan kepada pelajaran aqidah tauhid dan pemahaman tentang perjalanan Islam berdasarkan siroh Nabi Muhammad SAW. Aktivitas pesantren terus berjalan dengan pembenahan sana-sini dan peningkatan ekonomi sebagai penopang operasional. Jumlah santri setiap tahun ajaran ban rata-rata 10 orang santri.

Setelah beberapa tahun kemudian pada bulan Januari 2005, pondok pesantren ini bergabung dengan Yayasan Islam Daud Kholifatulloh yang berpusat di Madiun Jawa Timur dan sekaligus berganti nama dengan SMA Plus Pondok Pesantren Daud Kholifatulloh, dengan dikeluarkannya SK pengangkatan dari pusat (lampiran1). Dalam berapa waktu kemudian dengan izin Allah SWT pondok pesantren ini mendapatkan lokasi baru, sekarang beralamat di Jalan Bandes Kelurahan Gurun Laweh Kecamatan Nanggalo – Padang Sumatera Barat. Mengenai bangunan yang digunakan untuk pesantren ini adalah mempakan bangunan kontrak dengan perjanjian yang telah disepakati masing-masing pihak dengan durasi selania 6 tahun, terhitung dan tanggal 12 Juli 2005 s.d 12 Juli 2011 (lampiran 2).

Segala persiapan seperti renovasi bangunan, izin operasional, penambaban sarana pendidikan, staf pengajar, perekrutan santri baru, kurikulum dan metoda pengajaran telah diusahakan sejak Februari 2005. Pada tanggal 1 Agustus 2005 PBM dimulai untuk tahun ajaran 2005/2006 dengan jumlah santri 11 orang dan lulusan tsanawiyah dan pada tahun ajaran 2006/2007 jumlah santri 15 orang dengan lulusan yang sama.

Sistem pendidikan menggabungkan kegiatan kepesantrenan dengan mata pelajaran Aliyah umum kurikulum pendidikan nasional ditambah dengan pembinaan ilmu keislaman pada malam harinya sebelum waktu istirahat.

Setelah berjalan selama 3 semester, atas kesepakatan yayasan, pesantren ini kembali merubah sistem pengajaran dengan sistem Salafiyah dan berganti nama lagi dengan Pondok Pesantren Salafiyah Daud Khohfatulloh, yang mana dengan sistern ini pengajaran lebih memfokuskan pada pendalaman kitab-kitab arab gundul sesuai sasaran yang diinginkan dan mempelajari pelajaran umum hanya yang di ujikan pada UAN nantinya.

Untuk penerinman santri tahun ajaran 2007/2008, InsyaAllah kami akan menerima santri dan lulusan ibtida’iyah atau SD sederajat sebagaimana lazimnya masa belajar di pondok pesantren lain pada umumnya yaitu selama 6 sampai 7 tahun dengan tujuan agar ilmu-ilmu keislaman yang dipelajari selama berada di pesantren benar-benar dapat dikuasai santri dan mencapai target yang telah ditentukan.

untuk melihat foto-fotonya bisa dilihat disini

Foto-foto Ponpes Daud Padang

Leave a Reply